Feeds:
Posts
Comments

Archive for August 1st, 2008

Advertisements

Read Full Post »

Read Full Post »

Pepatah mengatakan “Kegagalan adalah sukses yang tertunda”. Pepatah inilah yang seringkali diucapkan seseorang kepada temannya yang baru saja mengalami kegagalan. Tapi apakah benar demikian? Benarkah setelah gagal, seseorang pasti sukses?

Sebenarnya kalimat tersebut lebih merupakan kalimat sugestif untuk menyuntikkan semangat kepada mereka yang baru saja mengalami kegagalan.

Pada dasarnya memang kegagalan bisa saja menjadi sebuah kesuksesan. Tapi, tentu saja jika anda atau siapapun yagn mengalami kegagalan mau bangkit untuk meraih sukses. Kalau setelah gagal Cuma tersedu-sedu merenungi nasib ya sama saja bohong, kesuksesan malah makin menjauh!

Jadi, bagi anda yang baru saja gagal, tidak perlu berlarut dalam kesedihan. Coba simak kiat berikut ini:

1. BERSIKAP POSITIF TERHADAP KEGAGALAN

Ingatlah bahwa kegagalan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Tanpa adanya sikap positif anda akan semakin stress setelah gagal. Anda seakan kehilangan energi untuk bangkit kembali karena selalu dibayang-bayangi takut gagal.

Dengan bersikap positif anda mampu memandang suatu kegagalan sebagai peristiwa hidup yang harus dialami. Dengan demikian, mental anda akan semakin kuat. Percayalah anda dapat mengambil hikmah dari sebuah kegagalan.

2. MENCARI PENYEBAB KEGAGALAN

Coba anda renungi, apa yang menyebabkan anda gagal? Secara umum, ada 2 kegagalan, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri anda sendiri. Mungkin anda kurang memiliki semangat dan motivasi dalam mengerjakan sesuatu. Atau mungkin anda tidak disiplin dan ceroboh dalam bekerja. Nah kalau anda menyadari penyebab kegagalan internal ini, anda harus merubahnya. Ingat, sukses atau tidaknya anda dimulai dari dalam diri sendiri. Jika anda bisa memotivasi diri sendiri, selanjutnya anda akan lebih ringan melangkah.

Sedangkan faktor eksternal adalah faktor penyebab di luar diri sendiri. Misalnya, kurangnya dukungan dari orang-orang terdekat, persaingan yang terlalu ketat, atau kurangnya fasilitas.

3. ATASI KEGAGALAN

Setelah anda mengetahui apa penyebab kegagalan anda, cobalah untuk mengatasinya. Tidak perlu sekaligus mengatasi semua penyebab kegagalan, lebih baik anda lakukan secara bertahap tetapi pasti. Usahakan untuk memprioritaskan penyebab utama, kemudian penyebab lainnya. Untuk itu, catatlah hal-hal yang sering membuat anda gagal. Apakah faktor internal atau eksternal? Ingat, jangan sekalipun mencari kambing hitam atas kegagalan anda.

4. GALI KEKUATAN DIRI

Selain mencari penyebab kegagalan, catatlah apa saja kekuatan dan potensi diri anda, baik yang tersembunyi maupun yang nampak. Kemudian cobalah gunakan kekuatan dan potensi anda secara maksimal.

Galilah potensi tersembunyi anda yang masih bisa dikembangkan. Jika anda bisa mengembangkan potensi anda dengan baik, percaya deh sukses tidak akan jauh dari anda.

5. TANGKAP PELUANG

Jangan hanya diam merutuki nasib, anda harus lebih jeli menangkap peluang atau kesempatan. Ingat, anda tidak akan pernah mendapatkan kesempatan itu jika anda sendiri tidak pernah berusaha mencarinya. Begitu anda tahu ada peluang, jangan tunggu sampai besok.

6. TRIAL AND ERROR

Untuk meraih kesukesan anda perlu melakukan trial and error. Hal in merupakan salah satu tolak ukur untuk menggapai kesuksesa. Tinggal sejauh mana kita mau dan berani mencoba kembali kegagalan itu. Sebelum mencoba lagi, pikirkan dengan matang langkah yang akan ditempuh. Kalaupun terjadi kesalahan kembali, jangan ragu untuk melakukan perbaikan dan terus mencoba sampai anda berhasil mengatasinya. Kunci utama trial and error adalah kerja keras dan tetap semangat.

Nah dengan demikian anda telah berdamai dengan kegagalan. Kegagalan bukan lagi momok yang menakutkan melainkan sesuatu yang harus dihadapi dan dilawan agar kegagalan tidak lagi menggerogoti hidup anda. Good luck!

Sumber: Info LoKer edisi 30 Juli – 6 Agustus 2008

Read Full Post »